RSS

Tag Archives: Drama

Firefly Lane

Buku yang saya beli secara online (saat ini memang sebagian besar buku saya beli secara online >.<) ini baru saja selesai saya baca. Waktu itu memutuskan untuk membeli karena sinopsisnya menarik perhatian saya, tentang persahabatan. Selain itu juga karena cover-nya yang menurut saya bagus ~tidak saya pungkiri, cover bagus bisa mempengaruhi keputusan untuk membeli 😆

Saya jatuh cinta dengan buku ini 😎 Ceritanya disampaikan secara ringan, tapi ‘dalam’. Berkisah mengenai persahabatan selama puluhan tahun, keluarga, dan tentu saja cinta :mrgreen: Penyampaian dalam berceritalah yang membuat saya jatuh cinta pada buku ini. Di awal cerita, pembaca sudah dibuat penasaran. Penulis hanya menyampaikan sepotong cerita yang menggantung, setelah itu kita di bawa flashback, jauh puluhan tahun ke belakang. Sehingga di tengah-tengah cerita kita dibuat penasaran, apakah bagian ini yang berhubungan dengan cerita pembuka? 😀

Saya suka buku yang membuat saya merasa telah ‘bertualang’ cukup jauh dan merasa telah menghabiskan banyak waktu yang seru dan tidak membosankan, tapi ternyata jarum jam berkata sebaliknya. Dan buku ini berhasil membuat saya merasa seperti itu. Pembaca serasa diajak berjalan jauh, menonton beragam peristiwa dalam waktu singkat. Walau demikian, penyampaian cerita jauh dari kesan terburu-buru ataupun alur cerita berubah cepat (dan mungkin ini bagian sebagian orang justru membosankan). Cerita terasa mengalir apa adanya. Bahkan saya merasa dibuat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari. Penulis, Kristin Hannah, berhasil membuat saya merasa dekat dan menjadi bagian dari tokoh-tokoh yang diciptakannya. Saya bisa merasakan emosi pada setiap tokoh, bahkan saya-pun bisa turut bersimpati ataupun merasa emosi pada beberapa bagian cerita ^^

Buku ini terbagi menjadi beberapa chapter yang disesuaikan dengan tahun dalam puluhan (maksudnya tahun 70an, 80an, dst 😀 ). Cerita-pun menjadi semakin terasa nyata karena latar cerita disesuaikan dengan tren atau kejadian yang memang sedang hype saat(tahun) itu. Mulai dari lagu, hingga berita. Perkembangan karakter pada setiap tokoh-pun terasa. Saya pribadi sih paling merasakan pada tokoh bernama Kate, terasa sekali perubahan karakter Kate saat remaja, kuliah, dunia kerja, dan saat akhirnya menjadi seorang ibu.

Bagian favorit saya pada buku ini adalah pada hubungan Kate dengan suaminya, Johnny. Kate sudah menyukai Johnny sejak awal jumpa. Namun pada saat itu Johnny menyukai Tully dan berusaha mengejarnya. Kate jelas merasa sakit hati. Tapi Kate berani mengambil ‘resiko’ saat mengetahui Johnny patah hati, dicampakkan oleh Tully.

Begitu Tully mengetahui Kate berhubungan dengan Johnny, Tully tidak percaya kalau Johnny benar-benar mencintai Kate. Menurut Tully, Kate hanya menjadi pilihan kedua, sebagai tempat pelampiasan/pelarian. Tully menyampaikan hal itu kepada Kate. Kate tidak mengacuhkannya, tapi sebenarnya perkataan Tully itu terus menghantuinya selama bertahun-tahun bahkan hingga masa pernikahannya, Kate seringkali masih merasa cemburu dan merasa Johnny hanya menjadikannya sebagai tempat pelarian.

Ahahaha.. jarang sekali saya menyukai kisah percintaan. Tapi menurut saya kisah Kate dan Johnny ini berbeda. Johnny terus membuktikan wujud cintanya, bahkan saat Kate sekarat. Ini mengharukan! Well, sebenarnya inti buku ini bukan pada kisah cinta pada pasangan sih. Tapi lebih menakankan pada kisah persahabatan antara Tully & Kate 🙂

Selain berkisah menganai persahabatan, tampaknya penulis juga memiliki misi untuk menyampaikan agar para wanita mewaspadai bahaya kanker payudara (yep! Kate dikisahkan meninggal karena kanker payudara). Pembaca diharapkan untuk dapat mendeteksi keberadaan kanker sejak dini, melalui pemeriksaan rutin. Hal ini bisa kita lihat di akhir cerita, penulis menuliskan postscript, surat untuk pembacanya.

Jalan cerita yang (menurut saya) realistis, apa adanya, yang membuat saya menyukai buku ini. Ceritanya tidak melulu mengenai mimpi, kesuksesan, kebahagian. Baik dan buruk diceritakan dengan cukup berimbang. Dan bagian yang paling saya suka, karakter Kate & Tully yang sangat berbeda jauh bagai langit dan bumi, namun bisa saling mengisi dan menguatkan dalam ikatan persahabatan. Cerita di buku ini cukup mengharukan (sad ending bo’ :mrgreen: ) Seandainya di film-kan, mungkin akan masuk dalam kategori film drama 😛 dan yah, menurut saya pribadi, jika buku ini di film-kan, akan menjadi film yang menarik 😉

 
Leave a comment

Posted by on 18/02/2012 in Review

 

Tags: , ,