RSS

Serial Trio Detektif

23 Jan

Sebagai pemanasan (tsaaahh.. postingan pertama bo’ 😆 ) saya mau sedikit mengulas tentang serial Trio Detektif. Novel serial ini merupakan salah satu novel yang menemani masa pertumbuhanku 😎 Beruntung, tidak perlu keluar banyak uang untuk mendapatkan novel serial ini. Soalnya kakak sepupu saya gila baca juga. Yup! Jadi novel serial ini saya dapatkan sebagai ‘warisan’ dari kakak sepupu. :mrgreen:

Serial ini menceritakan 3 remaja yang membentuk biro detektif bernama Trio Detektif. Mereka adalah Jupiter Jones, Pete Crenshaw, dan Bob Andrews. Mereka menerima segala macam kasus. Semboyannya, “Kami menyelidiki apa saja”. Namun karena usia mereka yang masih muda, tidak jarang kemampuan mereka diremehkan oleh lawan atau bahkan klien-nya sendiri. :mrgreen:

Novel serial ini tidak melulu menceritakan tentang kelebihan dan kehebatan personil Trio Detektif. Setiap personil memiliki kelebihan dan kekurangan. Jupiter Jones diceritakan sebegai tokoh yang cerdas, sangat lihai dalam hal menganalisa juga berakting (biasanya paling berguna saat penyamaran), tapi kekurangannya di proporsi tubuhnya yang gempal sehingga menyulitkan untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan fisik. Selain itu, terkadang Jupiter Jones digambarkan sebagai sosok yang (agak) sombong hingga membuat kedua teman lainnya kesal 😆

Berbeda dengan Pete Crenshaw. Dia merupakan tokoh yang memiliki tubuh atletis. Oleh karena itu pekerjaan yang melibatkan ketahanan fisik sering kali dilimpahkan kepada Pete. Kekurangannya? Pete cenderung sembrono dan kurang pandai menganalisa. Lain lagi dengan Bob Andrews. Tokoh ini memiliki sifat yang rajin, tekun dan ulet. Sifatnya yang seperti ini membuat dia bertanggung jawab dalam hal riset dan dokumentasi. Kekurangan Bob terutama pada fisiknya yang kurang sempurna.

Menurut saya, penulis berhasil menanamkan pentingnya kerja sama tim, berusaha menerima & melengkapi kekurangan rekan, serta terus mengasah kelebihan yang dimiliki. Di tengah cerita juga banyak diselipkan ilmu pengetahuan. Entah itu budaya, sejarah, ataupun science. Dulu saya banyak mendapat ilmu dari novel serial ini. Misalnya mengenal beberapa istilah seperti fakta, hipotesa, M.O (modus operandi), bagaimana cara mengukur umur fosil, dan sebagainya. Padahal waktu itu saya masih SD lho 😎

Apakah novel serial ini membosankan? Menurut saya tidak. Karena setiap serinya menceritakan petualangan yang seru dan tentunya berbeda. Konflik yang muncul dalam cerita tidak hanya datang dari luar anggota trio detektif, kadang juga dari intern mereka sendiri. Namun penulis berhasil meramunya dengan apik sehingga konflik-konflik yang muncul bisa dipahami dan tidak membosankan untuk dibaca (bahkan hingga saat ini, saya masih suka menyempatkan diri membaca lagi novel serial ini. –Terutama disaat bokek, tidak ada uang untuk beli novel baru 😆 ). Dalam hal pendeskripsian juga cukup detil, kita dapat dengan mudah membayangkannya, bahkan terasa seperti melihatnya langsung, tapi tetap terasa tidak membosankan. Menurut saya pribadi, tidak mudah lho, mendeskripsikan sesuatu secara detil tanpa menimbulkan rasa kantuk itu :mrgreen:

Saat ini, saya tidak pernah melihat serial ini terpajang manis di toko buku. Mungkin sudah tidak diterbitkan lagi? Entahlah. Tapi kalau benar, sayang sekali. Karena menurut saya, buku ini salah satu buku yang baik untuk di baca anak-anak (iya, saya masih suka main ke tempat buku bagian anak 😆 )

Sekilas tentang penulis

Banyak yang mengira kalau novel serial ini ditulis oleh Alfred Hitchcock. Padahal sebenarnya novel serial ini pertama kali ditulis oleh Robert Jay Arthur, Jr, dan dibantu oleh 4 penulis lain, yaitu William Arden (Dennis Lynds), Nick West (Kin Platt), Mary Virginia Carey dan Marc Brandel (born Marcus Beresford). Robert Jay Arthur, Jr sendiri menulis untuk seri 1 – 9 dan 11.

Kenapa banyak yang mengira novel ini ditulis oleh Alfred Hitchcock? Berdasar yang saya baca di sini dan juga sini, ternyata Alfred Hitchcock mendapat bayaran supaya seolah-olah novel ini dibuat olehnya. Hal ini dimaksudkan untuk menarik minat & meningkatkan penjualan. Karena asumsinya, siapa sih yang gak mau punya novel karangan movie director ternama :mrgreen:

Advertisements
 
3 Comments

Posted by on 23/01/2012 in Review

 

Tags: , , , ,

3 responses to “Serial Trio Detektif

  1. meita

    18/12/2012 at 2:42 AM

    akku juga dibikin gula nii sm novel inii… udsah jaman baheula bgt bacana dan suddah g tau kmana buku2na…

    pengen bgt beli nii buku skg… tp dimana yya?? heuheuheu…

     
    • d'

      18/12/2012 at 3:10 AM

      Hai, Meita.. makasi ya udh mampir..

      Kamu mengingatkanku kalo aku udh lama gak apdet blog di sini 😆

      Untuk buku lama gini, coba cari ke kaskus deh.. soalnya dulu aku pernah liat. Tapi gak tau sekarang masih available atau nggak.. hehehe..

       
  2. Yusuf Eka Saputra (@yusufes22)

    25/07/2013 at 6:12 AM

    Dicari kolektor yang ingin tukar tambah koleksi buku T3I atau Trio Detektifnya dengan saya. Saya lagi butuh Trio Detektif:
    7. Misteri Mata Berapi
    18. Misteri Rumah Yang Mengkerut
    24. Misteri Tambang Jebakan Maut
    27. Misteri Kelompok Penyihir
    34. Misteri Manusia Gua
    38. Misteri Kaca-kaca Remuk

    please contact me : yusufes22 (@) yahoo (dot) com
    Lokasi Jakarta

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: